HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA LUBUK BINGIN BARU PUSKESMAS SINDANG BELITI ILIR KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU TAHUN 2023

Ister Oktarika, Devi (2024) HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA LUBUK BINGIN BARU PUSKESMAS SINDANG BELITI ILIR KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU TAHUN 2023. HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA LUBUK BINGIN BARU PUSKESMAS SINDANG BELITI ILIR KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU TAHUN 2023.

[img] Text
Devi Ister Oktarika.docx

Download (12kB)

Abstract

Prevalensi 2022 telah turun 2,8 poin dari 2021 yang sebesar 24,4%. Bahkan dibandingkan 2019, prevalensi balita stunting Indonesia telah menurun sebanyak 6,1 poin, yang saat itu mencapai 27,7%. Permasalahan gizi lainnya, wasting atau kurus. Menurut SSGI 2022, prevalensi balita wasting di Indonesia naik 0,6 poin dari 7,1% menjadi 7,7% pada tahun lalu. Kemudian, prevalensi balita underweight atau gizi kurang sebesar 17,1% pada 2022 atau naik 0,1 poin dari tahun sebelumnya. Angka tersebut melebihi ambang batas yang ditetapkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 20%. Ini mengindikasikan bahwa stunting di Indonesia masih tergolong kronis. Tujuan penelitian ini diketahui hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi pada balita di Desa Lubuk Bingin Baru Puskesmas Sindang Beliti Ilir Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu Tahun 2023. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji statistik Chi-Square. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan survey cross sectional, data dikumpulkan dengan menyebarkan kuisioner pada 18 responden ibu – ibu yang memiliki balita di Desa Lubuk Bingin Baru wilayah kerja Puskesmas Sindang Beliti Ilir Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Yang dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2023 sampai dengan 5 Juni 2023. Hasil analisis uji univariat bahwa lebih sebagian responden (66,7%) tahu status gizi pada balita, lebih sebagian responden (83,3%) balita dengan status gizi baik. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan status gizi pada balita (p = 0,027). Peneliti menyarankan kepada pihak Puskesmas Sindang Beliti Ilir diharapkan dapat terus meningkatkan promosi kesehatan khususnya tentang status gizi pada balita agar ibu dapat mengetahui dan memahami tentang faktor yang dapat mempengaruhi status gizi anak. Kata Kunci : Pengetahuan, Status Gizi, Balita Keterangan : 1.Calon Sarjana Kebidanan 2.Pembimbing

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan (S1)
Depositing User: User 1
Date Deposited: 10 Mar 2025 03:14
Last Modified: 10 Mar 2025 03:14
URI: http://repository.unived.ac.id/id/eprint/2184

Actions (login required)

View Item View Item