Marliza, Marliza (2024) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN USIA MENARCHE PADA REMAJA PUTRI DENGAN DISMENORHEA DI SMAN 8 KOTA BENGKULU TAHUN 2024. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN USIA MENARCHE PADA REMAJA PUTRI DENGAN DISMENORHEA DI SMAN 8 KOTA BENGKULU TAHUN 2024.
![]() |
Text
marliza.docx Download (11kB) |
Abstract
Dismenorhea merupakan nyeri perut yang berasal dari kram Rahim dan terjadi selama menstruasi. Penduduk remaja putri di Indonesia rentang usia 10-14 tahun berjumlah 10.732.428 jiwa (Badan Pusat Statistik Indonesia, 2022). Berdasarkan Data dari Dinas Kesehatan Kota Bengkulu tahun 2022, remaja putri rentang usia 10-14 tahun berjumlah 14.827 jiwa dan rentang usia 15-19 tahun berjumlah 15.194 jiwa. Data dari Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu tahun 2023, jumlah siswi di SMAN 8 Kota Bengkulu berjumlah 345 siswi. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan usia menarche pada remaja putri dengan dismenorhea di SMA Negeri 8 Kota Bengkulu Tahun 2024. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMA Negeri 8 Kota Bengkulu kelas X dan XI yaitu sebanyak 345 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan menggunakan metode lotere sebanyak 78 orang. Pengumpulan data diperoleh dengan menyebarkan kuisioner kepada 78 siswi di SMAN 8 Kota Bengkulu kelas X dan XI. Teknik Analisa data mengunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square Hasil analisis univariat sebagian besar responden 45 orang (57,7%) mengalami dismenorhea, Sebagian besar responden 46 orang (59%) memiliki pengetahuan kurang dan hampir sebagian responden 38 orang (48,7%) memiliki usia menarche cepat. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan tingkat pengetahuan dengan dismenorhea(p=0,037) ada hubungan usia menarche dengan dismenorhea (p=0,005). Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan usia menarche berpengaruh dengan terjadinya dismenorhea. Adapun saran Peneliti kepada pihak sekolah untuk dapat rutin memberikan penyuluhan mengenai dismenorhea dan memasukkan materi tentang terapi non farmakologis yaitu salah satunya senam dismenorhea ke dalam kurikulum Pendidikan. Kata kunci : Kejadian Dismenorhea, Pengetahuan, Usia Menarche Keterangan 1. Calon Sarjana Kebidanan 2. Pembimbing
Item Type: | Article |
---|---|
Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan (S1) |
Depositing User: | User 1 |
Date Deposited: | 06 Mar 2025 03:23 |
Last Modified: | 06 Mar 2025 03:24 |
URI: | http://repository.unived.ac.id/id/eprint/2159 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |